Ada sekitar 250 buah batako yang sudah jadi dibuat.
Tapi hasilnya dirasa kurang bagus karena tidak menggunakan cetakan yang standar.
Hal itu sudah dibahas pada rapat ke-3 antara panitia dan warga.
Rapat memang dijadwalkan untuk dilaksanakan tiap malam minggu.
Jadi hari minggu bisa langsung mengerjakan apa yang sudah dibahas pada rapat.
Pada rapat yang dilaksanakan Sabtu malam Minggu tanggal tanggal 16 Juni 2012 disepakati untuk melanjutkan pembuatan batako.
Pada malam itu juga masuk sumbangan semen 20 sak lebih.
Minggu pagi warga yang sudah sepakat untuk bekerja gotong royong sudah berkumpul.
Pembuatan batako dilanjutkan lagi.
Kebetulan ada cetakan batako yang standar yang didapat.
Jadi hasil batako yang dibikin pun lebih baik dari yang pertama kali.
Seharian penuh warga bergotong royong membuat batako.
Ada yang mengaduk campuran semen dan pasir.
Ada yang mengangkut hasil adukan semen dan pasir.
Ada yang membuat batako dengan cetakan yang tersedia.
Ada juga yang meratakan tanah tempat untuk meletakkan batako.
Kalau ada yang capek, yang lain siap menggantikan.
Semua bersemangat bekerja diiringi alunan lagu - lagu religius sound sistem.
Ibu - ibu dari sekitar lokasi mendukung dengan menyediakan makanan dan minuman secara gratis.
Sore hari barulah semua berhenti bekerja.
Hasilnya 10 kantong semen yang berhasil dikerjakan.
Satu kantong semen hasilnya 78 sampai 80 buah batako.
Jadi diperkirakan batako yang dihasilkan hari ini minimal 750 buah batako.
Ditambah dengan hasil pertama berarti sudah ada sekitar 1000 buah batako yang dibuat.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar